Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Musi Banyuasin

Mediasi Ring 1 Capai Kesepakatan: PT CEP Akomodir Tuntutan Pemuda Simpang Tungkal, Medco Energi Disayangkan Absen

67
×

Mediasi Ring 1 Capai Kesepakatan: PT CEP Akomodir Tuntutan Pemuda Simpang Tungkal, Medco Energi Disayangkan Absen

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | MUBA,– Gelombang aspirasi pemuda di wilayah operasional Ring 1 akhirnya membuahkan hasil positif. Hari ini, Rabu (22/7/2026), bertempat di Ruang Rapat Kantor Pemerintah Desa Simpang Tungkal, telah dilaksanakan rapat mediasi antara manajemen PT Catur Elang Perkasa (CEP) dengan perwakilan masyarakat dan pemuda lokal. Pertemuan ini melahirkan kesepakatan bersama yang mengutamakan transparansi dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Meski rapat berjalan penuh ketertiban dan keterbukaan, amat disayangkan pihak Medco Energi selaku perusahaan pemberi kerja (main contractor) berhalangan hadir dalam forum komunikasi penting ini. Ketiadaan perwakilan Medco Energi menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat, mengingat peran penting perusahaan induk dalam menjembatani keharmonisan hubungan kemitraan di wilayah operasionalnya.

Kepala Desa Simpang Tungkal, Riski Ananda, S.H., saat membuka rapat menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang hadir berniat baik menyelesaikan dinamika ini. Namun, ia juga menegaskan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan.

“Terima kasih kepada semua pihak, baik manajemen PT CEP maupun perwakilan warga dan pemuda yang telah hadir untuk duduk bersama. Namun, sangat disayangkan pihak Medco Energi berhalangan hadir pada rapat hari ini. Ke depan, kami mengingatkan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Simpang Tungkal agar selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Desa, baik dalam hal penerimaan tenaga kerja skill maupun non-skill, agar tidak terjadi miss-komunikasi lagi. Apalagi sempat timbul anggapan di warga bahwa Pemerintah Desa ikut menitipkan karyawan luar, padahal saya sendiri tidak tahu-menahu mengenai lowongan tersebut,” tutur Kades Riski Ananda.

Penjelasan Manajemen PT CEP dan Komitmen Pembenahan
Merespons hal tersebut, Agus Mursyid selaku Site Manager PT CEP menyampaikan penjelasan secara terbuka terkait situasi operasional yang dihadapi perusahaan. Menurutnya, pemenuhan kuota tenaga kerja secara cepat terpaksa dilakukan demi memenuhi kualifikasi kontrak dan dinamika target harian.

“Kontrak kami dengan Medco diwajibkan untuk memenuhi kuota yang telah ditentukan. Kami benar-benar membutuhkan teknisi karena KPI kami tiap bulan dinilai dan berdampak langsung pada tagihan. Jika tenaga kerja tidak terpenuhi sesuai kontrak, kami dikenakan denda. Oleh karena itu, dalam rangka mencukupi kebutuhan manpower skill yang sangat mendesak ini, kami memang belum sempat berkoordinasi dengan Kepala Desa. Ke depan hal ini tentu akan kami perbaiki. Sekali lagi kami memohon maaf atas kekurangpahaman dan ketidaknyamanan ini,” terang Agus Mursyid.

Agus juga menambahkan bahwa langkah efisiensi yang diambil perusahaan semata-mata demi menjaga stabilitas operasional, dan kini pihak PT CEP telah beritikad baik untuk mengakomodir tuntutan warga lokal secara maksimal sesuai kapasitas yang ada.

Poin-Poin Berita Acara Kesepakatan
Sebagai bentuk iktikad baik dan komitmen nyata, manajemen PT CEP secara resmi menyepakati tuntutan pemuda dan warga Desa Simpang Tungkal. Berdasarkan Berita Acara Kesepakatan Rapat Mediation tanggal 22 Juli 2026, lima poin utama yang disepakati bersama adalah:

1. Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal: PT Catur Elang Perkasa siap memenuhi tuntutan masyarakat terkait tenaga kerja lokal (dalam hal ini mencakup 3 posisi: driver, crew, dan office boy).

2. Penetapan Personil Baru: Tenaga kerja baru dari warga lokal yang resmi dipekerjakan oleh PT CEP.

3. Prioritas Jenjang Karir: Pekerja yang telah direkomendasikan tersebut akan masuk ke dalam skala prioritas apabila terdapat proses rekrutmen atau pengembangan jenjang karir lanjutan di PT CEP.

4. Komitmen Transparansi: PT CEP siap melaksanakan transparansi penuh terkait rekrutmen tenaga kerja skill maupun non-skill dengan berkoordinasi langsung ke Pemerintah Desa Simpang Tungkal.

5. Prioritas Utama Ring-1: Rekrutmen tenaga kerja PT CEP ke depan akan mengutamakan warga lokal wilayah Operasional Ring-1.

Kesepakatan ini ditandatangani oleh Agus Mursyid (Site Manager) dan Suko Snedy (HRD) mewakili PT CEP, Yusri Arafat, S.H., M.H. selaku Perwakilan Masyarakat, serta diketahui dan disahkan oleh Kepala Desa Simpang Tungkal, Riski Ananda, S.H.

Apresiasi Tokoh Masyarakat dan Harapan Kemitraan
Praktisi hukum sekaligus perwakilan masyarakat, Yusri Arafat, S.H., M.H., menyampaikan rasa terima kasih atas sikap responsif Pemerintah Desa Simpang Tungkal dan keterbukaan manajemen PT CEP dalam menyelesaikan permasalahan ini secara damai dan bermartabat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Simpang Tungkal yang telah meluangkan waktu untuk menjadi jembatan penyelesaian antara warga dengan PT CEP. Kehadiran Pemerintah Desa sangat berarti dalam menciptakan suasana yang kondusif dan adil bagi semua pihak,” ujar pria yang akrab disapa Kuyung Yus ini.

Lebih lanjut, Yusri berharap agar ke depannya pola komunikasi dua arah dapat terus dijaga oleh seluruh vendor maupun perusahaan induk Medco Energi.

“Kedepan, agar tidak terjadi hal serupa lagi, setiap ada informasi atau kebijakan rekrutmen, perusahaan diharapkan dapat selalu melibatkan Pemerintah Desa. Keterbukaan informasi dan penghormatan terhadap kearifan lokal adalah kunci utama terciptanya iklim investasi yang harmonis, aman, dan saling menguntungkan antara masyarakat Ring 1 dan korporasi,” pungkas Yusri.

Dengan ditandatanganinya berita acara ini, iklim kerja di wilayah operasional PT CEP dipastikan kembali kondusif, sembari menaruh harapan agar Medco Energi dapat lebih proaktif dan hadir dalam ruang dialog masyarakat ke depannya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *