Relasipublik.com | Lahat- Dalam mencegah peredaran narkoba dan terwujudnya kabupaten Lahat bersih Narkoba, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) kabupaten Lahat bersnergi dengan Badan Kesbangpol kabupaten Lahat melaksanakan Pelatihan fasilitator ketahanan keluarga anti Narkoba, Selasa (05/05/2026) Bertempat di ballroom hotel Santika Lahat provinsi Sumsel.
Kepala Badan Kesbangpol kabupaten Lahat Raswan Anshori SE.MM melalui Indra Buana SH MM dalam laporannya memyampaikan Maksud Penyelenggaraan Kegiatan Pelatihan Fasilitator Ketahanan Anti Narkoba (Sinergitas PKK) Tahun 2026 adalah untuk meningkatkan kapasitas dan peran kader PKK sebagai fasilitator dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga dan masyarakat serta memperlengkapi pengetahuan dan misi satgas narkoba. Kegiatan ini juga bermaksud untuk membangun sinergi antara Tim Penggerak PKK dengan pemerintah dan instansi terkait dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai garda terdepan dalam menangkal pengaruh negatif narkoba, melalui edukasi, sosialisasi, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan”, ucapnya.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, membentuk fasilitator yang mampu mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat dan pemberantasan bahaya penyalahgunaan narkoba melalui ketahanan keluarga, memperkuat sinergitas antara PKK dan pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Lahat melalui ketahanan keluarga anti narkoba”, ucapnya.
Dalam kegiatan dengan peserta berjumlah 80 orang yang terdiri dari 48 Orang ketua dan ketua pokja 1 tim penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Lahat, 32 orang dari unsur Satgas anti narkoba.
Sementara Bupati Lahat Bursah Zarnubi SE melalui Staf Ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia Chandra SH.MM mengatakan “Keluarga adalah unit terkecil masyarakat namun merupakan benteng terbesar bagi moralitas bangsa jika ketahanan keluarga Rapuh kurangnya komunikasi minimnya pengawasan maka celah bagi masuknya pengaruh buruk narkoba akan terbuka lebar Oleh karena itu kita tidak bisa hanya bekerja secara reaktif kita harus preventif melalui penguatan fungsi keluarga .kehadiran Bapak Ibu sekalian di sini sebagai calon fasilitator sekaligus tugas yang sangat mulia dan sangat berat Bapak Ibu sekalian adalah ujung tombak yang akan turun langsung di lapangan nanti untuk memberikan edukasi kepada orang tua, tentang apa pola asuh yang sehat, membangun kesadaran akan bahaya narkoba sejak dini menjadi pendamping bagi keluarga yang rentan akan narkoba”, ucap Chandra.
“Saya berharap setelah pelatihan ini Bapak/ Ibu tidak hanya memiliki pemahaman secara teori tetapi juga memiliki empati kemampuan komunikasi yang baik untuk menyentuh hati masyarakat. ikuti pelatihan ini dengan serius manfaatkan ilmu dari para narasumber untuk di aplikasikan di wilayah kerja masing-masing jangan bekerja sendiri bangun koordinasi yang kuat antara pemerintah Desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat seorang fasilitator harus menjadi contoh yang nyata dalam menerapkan gaya hidup sehat dan bersih narkoba itu di mulai dari keluarga dan lingkungannya sendiri, melalui kegiatan hari ini dapat mewujudkan Kabupaten Lahat bersih dari narkoba “, tuturnya yang juga membuka kegiatan .
Kemudian di lanjutkan pemaparan materi dari : Sekretaris Pokja 1 TP- PKK provinsi Sumsel Vera Bekti Rahayu MPsi, Psikilog, Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Lahat Ir.Sri Meliyana Bursah dan Kasat Res narkoba Polres Lahat AKP Lae Tambunan SH.MH dengan harapan sinergitas tersebut ilmu yang didapat peserta, TP PKK/kader dapat diteruskan/ diimplementasikan kembali ke keluarga, lingkungan masing-masing, dan masyarakat. (EY)
















