Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Lahat

Buka Seleksi Pemagangan ke Jepang, Wabup Lahat : Contoh Kebersihan dan Kedisplinannya

7
×

Buka Seleksi Pemagangan ke Jepang, Wabup Lahat : Contoh Kebersihan dan Kedisplinannya

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | Lahat, Negara Jepang berbeda dengan Indonesia, tentunya setiap negara itu memiliki perbedaan kalau negara kita Indonesia negara berkembang negara yang mau menuju maju. Dan Presiden Indonesia memprogramkan ditahun 2045 insya Allah akan menjadi negara maju dan mengajak bersama mewujudkannya . bagaimana menjadikan negara maju bukan cuman dari infrastruktur tapi juga SDM, jadi kalau Jepang itu sudah menjadi negara maju hal ini disampaikan Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH.MH saat membuka secara langsung seleksi pemagangan ke Jepang tahun 2026 di Kabupaten Lahat bertempat di Hotel Santika, Senin (14/9/2026).

“Setiap negara berbeda ada kebudayaan nya rasnya kedisiplinan dan yang lain dan Jepang ini identik dengan kebersihan dan kedisiplinan jadi dari waktu maupun kebersihannya selalu dijaga bahkan kita tahu bahwa negara Jepang ini kalau mau makan sesuatu seperti snack pembungkusnya kertas/ atau sampahnya bila tidak dibnuang di tempatnya maka akan
dikantongin jadi keterrtiban, kedisiplinannya tetap terjaga” ucap Wabup Lahat.

Program Pemagangan ke Jepang membuka peluang bagi generasi muda untuk menembus dunia kerja internasional. kesempatan mengikuti program ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Program ini bukan hanya tentang keberangkatan ke luar negeri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membentuk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi .

“Pemberangkatan Magang ke Jepang merupakan proses pembelajaran yang mempertemukan kompetensi pengalaman budaya kerja disiplin dan karakter profesional dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya. Jepang memiliki budaya kerja yang kuat dalam hal kedisiplinan ketelitian tanggung jawab kerja sama tetap peningkatan kualitas secara berkelanjutan .nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi peserta untuk meningkatkan kualitas diri kemudian ilmu yang di dapat saat di jepang dapat di terapkan dan diteruskan kembali untuk membangun Indonesia khususnya di kabupaten Lahat “, ucap Widia Ningsih . (EY)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *