Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Lahat

Buka Pelatihan Kain Perelung Khas Lahat, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel : Kenalkan Lagi Wastra Unggulan Lahat

68
×

Buka Pelatihan Kain Perelung Khas Lahat, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel : Kenalkan Lagi Wastra Unggulan Lahat

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | Lahat,- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru membuka secara langsung pelatihan kain Perelung khas Lahat. Rabu (20/05/2026) bertempat di gedung Dekranasda Kabupaten Lahat .pembukaan pelatihan ini setelah Sidang Paripurna DPRD Lahat dalam rangka HUT kabupaten Lahat ke-157 tahun 2026.

Di kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru didampingi Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH meninjau peserta menenun kain Perelung khas Kabupaten Lahat.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan ya kami dari Dekranasda menuntut Dekranasda Kabupaten kota untuk mengangkat kembali wastra Yang sudah lama punah jangan sampai wastra Sudah ada itu akhirnya hilang dimakan zaman. Makanya kami meminta untuk mengangkat wastra-wastra yang ada sebelum kita lahir makanya ada perelung tetapi perlung ini hampir sama perlung Pagaralam, karena kita satu rumpun dan dulu kita sama satu wilayah kabupaten Lahat kemudian dipecah menjadi Pagar Alam, Empat Lawang dan Lahat.

“Nah di situ kan ada perlung tinggal kita membedakan motifnya misalkan untuk Pagar Alam motifnya apa dan di Kabupaten Lahat ini motifnya seperti Serelo dan lainnya jadi kita tidak perlu ribut mengenai perlung ini mungkin ada motif Besemah dan lainnya juga. Begitu juga dengan kabupaten lain seperti OKU Raya itu namanya bidak ada bidak Napu Bidak cukit karena satu rumpun kemudian pemekaran dipecah menjadi kabupaten jadi pisahkan motifnya dan namanya”, ucap Febrita Lustia Herman Deru.

“Dan tidak di Perlung saja motif dahulu seperti ada Bukit serelo, Sungai Lematang semuanya bisa dijadikan suatu Wastra di Dekranasda kita untuk unggulan Kabupaten tetapi penenunnya harus orang dari Kabupaten Lahat kita boleh belajar dari orang lain Bagaimana menenun bagaimana motifnya dan ilmunya diimplementasikan nanti mereka akan mengajarkan ke desa-desa mungkin suatu saat nanti akan ada desa penenun dan dapat menjadi tempat wisata”, ucapnya.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Lahat Sri Meliyana Bursah melalui Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH menyampaikan kain pelung ini kain Besemah dan sudah 80 tahun, dan dulu Kabupaten Empat Lawang dan Pagaralam masih menyatu dengan Kabupaten Lahat. Jadi tidak perlu didebatkan mungkin untuk di Kabupaten Lahat akan motifnya dibedakan mungkin kainnya diperkecil sedikit dan lainnya yang pasti budaya-budaya yang ada di Sumatera Selatan harus kita angkat lagi harus kita kenalkan kepada anak cucu kita bahwa 80 tahun yang lalu ada kain perlung yang asli lahir dari Besemah yang salah satunya dari Kabupaten Lahat terima kasih kepada Ibu gubernur yang datang ke Dekranasda Kabupaten Lahat .

‘Untuk kain tenun yang bukit serelo ini ini sudah ada di daerah Banjarsari Kecamatan Merapi Timur mungkin lebih dikenalkan lagi ke wastra untuk bisa diangkat menjadi kebudayaan yang ada di Kabupaten Lahat”, ucap Wabup Lahat.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lahat, Limra Naupan, S.T., M.T menyampaikan
Kegiatan ini di ikuti 20 peserta, yang tersebar perwakilan kecamatan di Kabupaten Lahat. Melalui Pelatihan kain tenun perelung khas Lahat ini kita lestarikan dan budayakan wastra warisan leluhur kita dengan meningkatkan keterampilan dan membuka peluang ekonomi masyarakat.

“Harapannya dengan pelatihan ini semoga muncul pengrajin pengrajin Perelung khas Lahat dan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian Keluarga”, ucap Limra . (EY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *