Relasipublik.com | Lubuklinggau – Bantuan Perumahan untuk Guru Honorer di duga tidak tepat sasaran, Perumahan bantuan dari Kementerian PUPR untuk Guru Olahraga menggunakan dana pusat di kelola langsung oleh Asosiasi Guru Honorer yaitu pak Asep (53th).
Disampaikan dari Masyarakat di Lapangan diduga masih tidak tepat sasaran, karena yang mendapatkan Perumahan itu bukan orang orang yang berpenghasilan rendah, bahkan mereka sudah memiliki rumah.
Bahkan temuan di lapangan ada yang dapat 3 unit satu orang.
Hal ini sangat disayangkan, dana dari Pusat untuk Daerah, yang seharusnya untuk membantu Guru Honorer yang berpenghasilan minim malah mereka tidak dapat bantuan. Untuk Masyarakat berpenghasilan kecil pun juga tidak tepat sasaran.
Perumahan yang di bangun di Perumnas Rahma sebanyak 75 unit, Dana Bantuan awal 35,000,000 kemudian berubah jadi 17,500,000 dari Bantuan Kementerian Pusat, dengan upah tukang 2,500,000 per unit.
Program bantuan perumahan untuk Guru Olahraga Honorer atau untuk Masyarakat berpenghasilan kecil sangat bagus dan sewajarnya di dukung semua pihak.
Yang jadi persoalan di Masyarakat bantuan perumahan itu tidak tepat sasaran dan terkesan jadi Lahan Bisnis oknum tertentu. (Rmd)
