Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Lahat

Sosialisasi MBG di Kabupaten Lahat, Ir.Sri Meliyana dan BGN : Tingkatkan Gizi Generasi

30
×

Sosialisasi MBG di Kabupaten Lahat, Ir.Sri Meliyana dan BGN : Tingkatkan Gizi Generasi

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | Lahat,- Bertempat di Pendopoan rumah dinas Bupati Lahat, selasa (10/03/2026) Anggota Komisi IX DPR- RI, Ir Sri Meliyana daerah pemilihan Sumsel II bersama mitra Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan Sosialisasi Makan bergizi gratis (MBG), hari ini hari ke-8 (delapan )Sosialisasi MBG di kabupaten Lahat.

Ir.Sri Meliyana Anggota Komisi IX DPR RI menyampaikan “Makan bergizi gratis (MBG) adalah program Pak Presiden Prabowo yang menyampaikan makanan bergizi itu penting untuk Komponen yang sedang bertumbuh, Siapa yang sedang bertumbuh anak-anak mulai dari kandungan sampai SMA karena Indonesia harus mempersiapkan generasi emas di tahun 2045”, tuturnya.

“MBG ini bukan makanan enak tapi makanan bergizi sehingga ada edukasi jadi ibu/ bapak bapak kita jadi pemgawas dari menunya,
MBG mengajarkan kepada kita memberikan gizi yang cukup kepada anak-anak .dan kita lanjutkan kembali di rumah makanan bergizi tersebut supaya anak-anak sehat”, ucapnya.

Tadi kita menyanyikan lagu Indonesia raya, kenapa karena kita hari ini sedang melaksanakan tugas negara . Kalian diundang bersama sama kami untuk mnegikuti kegiatan sosiasasi Makan bergizi gratis ini .

Di kesempatan tersebut, Ir Sri Meliyana berpesan “untuk di Kabupaten Lahat jangan mengadu di sosmed bila tidak selera/tidak setuju dari kualitas/menu MBG hubungi sekolah maka sekolah akan meneruskan ke SPPG/ dapur. Tugas kita pengawasan dari kualitas makanan tersebut supaya dapur juga tidak lalai, MBG mendidik kita untuk makan yang bergizi yang benar diharapkan di tahun 2045 anak-anak Indonesia sehat dan cerdas”, ucap Sri Meliyana

Perwakilan tim BGN Pusat Rahma Dewi Aulia Sari S.Tr, Kes tenaga layanan operasional DIT promosi dan edukasi gizi sebagai narasumber menyampaikan Hari ini kami mengedukasi dan bersosialisasi mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program Pak Presiden Prabowo agar anak-anak di Indonesia mendapatkan hak yang sama makan bergizi bersama sama dengan begitu anak juga mendapatkan kesetaraan gizi.

Latar belakang program MBG yaitu Stunting masih tinggi dan stagnan, masalah gizi dan anemia, ketimpangan akses pangan bergizi, ketidak stabilan ekonomi dan kemiskinan “, MBG memdukung Indonesia emas di tahun 2045″, ucapnya.

“Program ini bukan hanya soal gizi, melainkan juga memiliki dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha baru di sektor pangan lokal. “Makan Bergizi Gratis identik dengan produk lokal. Dengan begitu, kita tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga menguatkan ekonomi daerah,” tambahnya.

Penerima mamfaat MBG mencakup peserta didik (PAUD hingga menengah), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan memingkatkan gizi dan meningkatkan prestasi.

“Di Kabupaten Lahat saat ini sudah ada 11 SPPG. Dan kami mengharapkan dukungan program MBG ini.Selain itu untuk orangtua/ ibu ibu awasi menu tersebut, dan lanjutkan pola asuh makan bergiz seimbangi ini di rumah .selain itu bila ada saran Pengaduan dan laporan silahkan hubungi SAGI telp 127 terkait menu yang tidak seimbang atapun lainnya yang di lampirkan bukti ini untuk terwujudnya generasi sehat”, tuturnya.

Sementara peserta sosialisasi Selvi memyampaikan sangat Bahagia dan senang adanya program MBG karena sudah 2 bulan ini cucunya (sekolah dasar) mendapatkan MBG dan sudah banyak mamfaat dan dampak ke cucunya yang menjadi lebih aktif dan pintar serta senang dengan makan bersama di sekolah bersama kawan kawan sekelasnya.

Ditempat yang sama Dina dari Desa Manggul sangat senang dan bahagia adanya sosialisasi MBG ini kami mendapat Ilmu dan saya juga mendapat doorprize dapat ricecoocer terimakasih Anggota DPR RI Ir Sri Meliyana dan BGN semoga kegiatan ini seperti ini terus di laksanakan membuat kami lebih pintar lagi mengenai gizi. (EY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *