RELASIPUBLIK.COM SUMSEL PALEMBANG, – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH buka pelatihan Law Enforcement Working Group Seminar (LEWGS) di Arista Hotel Palembang, Selasa (16/11) sekitar pukul 10.40 WIB.
Irjen Pol Toni mengatakan, bahwa kegiatan yang diadakan ini merupakan pengembangan kerjasama yang semakin baik, diantara sesama penegak hukum, di masa mendatang, khususnya dalam memerangi kejahatan transnasional atau kejahatan lintas negara.
upaya penanggulangan kejahatan lintas negara.
“Dari sisi negara kita, kejahatan lintas negara perlu diberikan perhatian khusus, mengingat letak indonesia yang sangat strategis, sehingga rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan lintas negara,” ujarnya.
Tujuan kegiatan sendiri ebih optimalnya upaya bersama dalam pencegahan dan penanganan kasus-kasus gangguan kamtibmas sesuai dengan topik pelatihan.
“Ada 24 anggota kita yang mengikuti kegiatan ini dan juga beberapa perserta dari instasi pemerintahan yang ada di Sumsel,” katanya.
Sementara itu, perwakilan US Embassy, Mr Peter Halpern menjelaskan, bahwa saat ini kejahatan lintas negara terus meningkat, pada kesempatan yang baik ini pemerintah Amerika Serikat berharap tetap adanya kerjasama dengan Indonesia dalam memerangi kejahatan lintas negara dan Amerika Serikat juga terus meningkatkan kemampuan untuk memerangi kejahatan lintas negara tersebut
.
Saat diwawancarai awak media Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro menjelaskan kegiatan ini melibatkan
Instruktur dari Kedubes AS terdiri dari FBI, Force Protection Detachment, Homeland Security, Naval Investigation Unit, Diplomatic Security Services,kata Ratno
“Kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 16 November hingga 18 November 202,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro, S.I.K., M.Si., Aspidum Kejati Sumsel Bpk. Sutikno, SH., MH, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Palembang Bpk. Ridwan, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Palembang Bpk. Haris, Panitia dan Instruktur dari US Embassy sebanyak 10 orang . pungkasnya,
Reporter : Hendri
Editor : Bolok
