Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Lahat

Audensi, Garda Prabowo Bersama Pemkab Lahat Berupaya Atasi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

46
×

Audensi, Garda Prabowo Bersama Pemkab Lahat Berupaya Atasi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | Lahat, -Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH.MH menerima secara langsung audensi Dewan Koordinasi Cabang Gerakan Dukungan dan Bela Prabowo (Garda Prabowo) Kabupaten Lahat, Rabu (18/02/2026) bertempat di ruang opsroom Setda Pemkab Lahat. Audensi ini terkait gejolak dan kelangkaan gas melon 3 kg menjelang puasa ramadhon 1447 H /2026 M di kabupaten Lahat .

Turut hadir dalam kegiatan Asisten 2 Setda Lahat, Inspesktur Inspektorat Lahat, Kabag sumber daya alam (SDA) setda Lahat di wakili Kasubag SDA, dan 4 orang perwakilan agen gas Elpiji di Lahat .

Suratman Ketua Garda Prabowo Lahat melalui
Jhoni selaku humas Garda Prabowo Kabupaten Lahat mengatakan kami di sini bersama rekan-rekan Garda prabowo Lahat mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH menyambut baik untuk audiensi ini, sekarang ini di Kabupaten Lahat sudah langkah gas elpiji melon 3 kg apalagi menjelang bulan puasa Ramadan ini, keluhan warga harganya sangat tinggi bisa Rp 38.000, Rp 40.000 sampai dengan Rp50.000 per isi tabung melon dan itupun susah didapat “, ucapnya.

Senada Andi wakil ketua Garda Prabowo mengatakan Terkait kelangkaan gas elpiji ini kami sudah koordinasi ke agen dan apabila ada pangkalan yang curang /nakal, maka akan ada sanksinya berdasarkan aturan-aturan, dan pangkalan yang penjualan elpiji pun harus sesuai harga yang ditentukan.

“Kami koordinasi di suatu agen kalau pangkalan itu ada saksinya apabila curang /nakal, dan kami siap membantu melakukan pemgawasan yang insya Allah akan di bentuk 5 orang per desa dengan jumlah total 1800 orang sekabupaten Lahat ini dalam mendukung Bupati Lahat Bursah Zarnubi SE – Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH dengan Menata Kota Membangun Desa , ‘ ucap Jhoni .

Firdaus mewakii Agen Elpiji di kabupaten Lahat menyampaikan kami menjual elpiji melon hett sesuai aturan pemerintah Kabupaten Lahat kami dari agen Rp 16.000 di pangkalan Rp 18.500, terkait kelangkaan gas LPG melon kami dari pihak agen menegaskan tidak ada kelangkaan kalaupun ada permintaan penambahan untuk gas elpiji melon mungkin Pertamina sudah siap di samping itu juga ada LPG 5,5 kg dan 12 kg”, ucapnya.

Kabag SDA Setda Lahat Aries Toteles SH melalui Kasubag SDA Engga mennyampaikan untuk di tahun 2026 ini distribusi LPG 3 kg kuota 500 matrixton ini juga mempengaruhi kependustrian perbulannya yang biasanya pendistribusian setengah mobil menjadi seperempat mobil ini yang mengatur Pertamina dan otomatis begitu barang masuk langsung habis sehingga warung-warung tidak kebagian inilah yang menyebabkan terjadi kelangkaan, Padahal kalau secara volume sepanjang bulan itu tetap sebab pengirimannya yang diperbanyak”, ucapnya.

Sementara Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH menyampaikan terkait langkanya elpiji 3 kg ini kita harus cari solusi bersama, seperti tadi disampaikan kenapa ada pangkalan yang menjual lebih dari HET seperti Rp 23.000, mungkin untung dari jual gas elpiji sedikit, tapi tetap saya tidak membenarkan itu nah gejolak ini harus kita sampaikan ke pusat permasalahan ini kita selesaikan dari hulunya dulu, selain itu kita bersama sama mengawasi di lapangan, seperti adanya oknum yang ngantri beberapa kali yang untuk di jual lagi yang tentunya lebih untung lagi .

“Terkait gejolak gas LPG melon 3 Kg , bagaimana HET di Pangkalan berapa yang sesuai di masyarakat tapi jangan mensengsarakan masyarakat, seperti harga Rp 23.000 tadi yang penting gas melon 3 kg tidak lagi langka, selain itu untuk pembelian adanya KTP yang membuktikan warga setempat, dan dahulukanlah untuk warga di sekitar lingkungan pangkalan dan itu juga tetap kita awasi bersama- sama”,ucap Widia .

Untuk diketahui di Kabupaten Lahat ini ada 380 pangkalan yang tersebar di 24 kecamatan Lahat ,Selain itu pemerintah Lahat akan bersurat ke Pertamina untuk menambah kuota gas melon 3 kg dalam upaya mengatasi kelangkaan gas ini. (EY)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *