Relasipublik.com | Lahat, – Anggota Komisi IX DPR- RI, Ir Sri Meliyana daerah pemilihan Sumsel II yang juga menjabat ketua TP PKK kabupaten Lahat bersama Bupati Lahat Bursah Zarnubi SE dan Wakil Bupati Widia Ningsih SH.MH meninjau lokasi banjir di beberapa titik yang terjadi di area kecamatan Lahat, Selasa (17/3/2026).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat terus menunjukkan komitmennya, dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi saat intensitas curah hujan tinggi. Dan respon cepat atas genangan air yang mengganggu aktivitas masyarakat dan perkantoran di kawasan tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan pemerintah menyambangi sejumlah lokasi rawan banjir, beberapa wilayah di Kelurahan Talang Jawa, Kecamatan Lahat. mulai dari kawasan permukiman padat penduduk hingga saluran drainase yang mengalami penyempitan dan pendangkalan.
Dari hasil pantauan sementara, ditemukan bahwa salah satu faktor utama penyebab banjir adalah tersumbatnya aliran air, akibat tumpukan sampah serta sedimentasi yang sudah berlangsung cukup lama.
H Bursah Zarnubi menyampaikan, bahwasanya penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui langkah terpadu yang melibatkan berbagai pihak, disinilah pentingnya normalisasi sungai dan drainase sebagai upaya utama, untuk memperlancar aliran air terutama saat curah hujan tinggi.
“Dari hasil tinjauan ini, kita melihat ada beberapa titik yang memang perlu segera ditangani, seperti pendangkalan sungai, saluran air yang tertutup serta kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ucapnya
Sementara ,Anggota Komisi IX DPR- RI, Ir Sri Meliyana menambahkan, selain perbaikan infrastruktur, edukasi kepada masyarakat juga menjadi hal yang tidak kalah penting.
Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak membuang sampah ke saluran air maupun sungai.
Selain itu, “masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memperparah kondisi banjir, buang lah sampah pada tempatnya”, ucap Sri Meliyana di sela kunjungan kerja (kunker) tahunannya.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Lahat berencana melakukan pengerukan sedimentasi di beberapa titik sungai serta memperbaiki dan memperlebar saluran drainase yang dinilai tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras,
Pemkab Lahat juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyusun program jangka panjang dan melakukan penataan kawasan yang selama ini menjadi titik rawan genangan. (EY)
















