Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Lahat

Perkuat Sinergi Pembinaan Keagamaan, Lapas Kelas IIA Lahat Lakukan Koordinasi dengan Pondok Pesantren Al Fatah

28
×

Perkuat Sinergi Pembinaan Keagamaan, Lapas Kelas IIA Lahat Lakukan Koordinasi dengan Pondok Pesantren Al Fatah

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | Lahat – Dalam upaya memperkuat program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat melaksanakan kegiatan koordinasi dan kerja sama dengan Pondok Pesantren Al Fatah Kabupaten Lahat, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas sinergi pembinaan, khususnya di bidang keagamaan dan pembentukan karakter. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan program pembinaan rohani bagi warga binaan dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif yang nyata.

Pertemuan koordinasi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Kedua pihak membahas rencana program pembinaan keagamaan yang akan dilaksanakan di dalam Lapas, termasuk kegiatan pengajian rutin, pendampingan spiritual, serta penguatan nilai-nilai moral dan akhlak bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama, Amd.Ip., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam proses perubahan perilaku warga binaan.
“Kami meyakini bahwa pembinaan spiritual adalah fondasi utama dalam membentuk karakter yang lebih baik. Melalui kerja sama dengan Pondok Pesantren Al Fatah, kami berharap warga binaan mendapatkan bimbingan yang lebih intensif sehingga ketika kembali ke masyarakat, mereka memiliki bekal moral dan keimanan yang kuat,” ujar Kalapas.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Lahat untuk terus membangun jejaring dengan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan.

Dengan terjalinnya sinergi ini, diharapkan program pembinaan di Lapas Kelas IIA Lahat semakin optimal, tidak hanya membentuk kedisiplinan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual yang mampu menjadi pegangan hidup bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana. (EY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *