<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DAERAH Arsip - Relasi Publik Sumsel</title>
	<atom:link href="https://sumsel.relasipublik.com/category/daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sumsel.relasipublik.com/category/daerah/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 May 2026 19:37:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://sumsel.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>DAERAH Arsip - Relasi Publik Sumsel</title>
	<link>https://sumsel.relasipublik.com/category/daerah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Remisi Waisak 2026 Diberikan, Lapas Narkotika Banyuasin Dorong Semangat Pembinaan WBP</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/terbaru/34890/remisi-waisak-2026-diberikan-lapas-narkotika-banyuasin-dorong-semangat-pembinaan-wbp/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/terbaru/34890/remisi-waisak-2026-diberikan-lapas-narkotika-banyuasin-dorong-semangat-pembinaan-wbp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 11:16:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Banyuasin]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34890</guid>

					<description><![CDATA[<p>Relasipublik.com&#124;Banyuasin &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/terbaru/34890/remisi-waisak-2026-diberikan-lapas-narkotika-banyuasin-dorong-semangat-pembinaan-wbp/">Remisi Waisak 2026 Diberikan, Lapas Narkotika Banyuasin Dorong Semangat Pembinaan WBP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Relasipublik.com|Banyuasin</strong> &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Banyuasin melaksanakan kegiatan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2026 kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Minggu (31/05/2026), bertempat di Aula Gedung II Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin.</p>
<p>Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bentuk pemenuhan hak Warga Binaan Pemasyarakatan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pemasyarakatan.</p>
<p>Plh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin, Mishbahuddin, menyampaikan bahwa pemberian remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, di antaranya berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta telah menjalani masa pidana sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Pada peringatan Hari Raya Waisak Tahun 2026 ini, sebanyak 4 orang Warga Binaan Pemasyarakatan menerima Remisi Khusus I (RK I). Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 orang menerima remisi selama 1 bulan dan 1 orang menerima remisi selama 1 bulan 15 hari.</p>
<p>Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan. Selain itu, remisi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus mengikuti program pembinaan secara aktif dan menjaga perilaku yang baik.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, hak warga binaan untuk memperoleh remisi dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pemberian remisi turut mendorong terciptanya suasana yang kondusif, aman, dan tertib di lingkungan Lapas.</p>
<p>Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala yang berarti.</p>
<p>Dengan adanya pemberian Remisi Khusus Waisak Tahun 2026 ini, diharapkan proses pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin dapat terus berjalan secara optimal dalam mendukung tujuan sistem pemasyarakatan, yaitu membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.<strong> (M.Nur)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/terbaru/34890/remisi-waisak-2026-diberikan-lapas-narkotika-banyuasin-dorong-semangat-pembinaan-wbp/">Remisi Waisak 2026 Diberikan, Lapas Narkotika Banyuasin Dorong Semangat Pembinaan WBP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/terbaru/34890/remisi-waisak-2026-diberikan-lapas-narkotika-banyuasin-dorong-semangat-pembinaan-wbp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persiapkan Generasi Muda Menghadapi Era Baru Ketenagalistrikan. Melalui agenda &#8220;Srikandi PLN Goes To Campus&#8221; </title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34867/persiapkan-generasi-muda-menghadapi-era-baru-ketenagalistrikan-melalui-agenda-srikandi-pln-goes-to-campus/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34867/persiapkan-generasi-muda-menghadapi-era-baru-ketenagalistrikan-melalui-agenda-srikandi-pln-goes-to-campus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 14:56:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34867</guid>

					<description><![CDATA[<p>RelasiPublik.com. Palembang,- PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34867/persiapkan-generasi-muda-menghadapi-era-baru-ketenagalistrikan-melalui-agenda-srikandi-pln-goes-to-campus/">Persiapkan Generasi Muda Menghadapi Era Baru Ketenagalistrikan. Melalui agenda &#8220;Srikandi PLN Goes To Campus&#8221; </a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RelasiPublik.com. Palembang,- </strong>PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN Unit Induk Pembangunan Sumatra Bagian Selatan (UIP Sumbagsel) bergerak taktis mempersiapkan generasi muda menghadapi era baru ketenagalistrikan. Melalui agenda &#8220;Srikandi PLN Goes To Campus&#8221; yang digelar di Graha Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Kamis (21/5/2026),</p>
<p>PLN membuka ruang dialog strategis guna membedah tantangan ketahanan energi dan akselerasi hijau di Indonesia.</p>
<p>Acara ini dihadiri langsung oleh Srikandi Leader sekaligus Senior Manager Keuangan, Anggaran, dan Umum PT PLN UIP Sumbagsel, Indah Mahwarni, bersama Wakil Direktur III Politeknik Negeri Sriwijaya, Ir. Dicky Seprianto, S.T., M.T., IPM. Hadir pula sejumlah pakar sektor energi yang bertindak sebagai narasumber, memberikan bedah materi yang interaktif di hadapan ratusan mahasiswa.</p>
<p>Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, PLN menggarisbawahi bahwa ketergantungan pada energi fosil tidak lagi bisa dipertahankan di tengah ancaman perubahan iklim global dan melonjaknya konsumsi listrik nasional. Oleh karena itu, diversifikasi energi mutlak dilakukan.</p>
<p>&#8220;Generasi muda, khususnya mahasiswa, tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pusaran perubahan ini. Mereka adalah calon-calon pemimpin, inovator, dan praktisi yang akan mengeksekusi kebijakan energi bersih di masa depan,&#8221; ujar Indah Mahwarni di sela-sela acara.</p>
<p>Sebagai langkah konkret, narasumber menyampaikan terkait pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan implementasi teknologi Waste to Energy (konversi sampah menjadi energi bersih).</p>
<p>Bukan sekadar membagikan teori, PLN secara tajam mengaitkan isu ekologi ini dengan peluang karier masa depan. Mahasiswa didorong untuk menguasai kompetensi baru (green skills) yang relevan dengan kebutuhan industri ketenagalistrikan masa kini, seperti penguasaan teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi, dan manajemen rantai pasok hijau.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Direktur III Polsri, Dicky Seprianto, menyambut positif langkah PLN yang proaktif menjemput bola ke kampus. Menurutnya, sinergi antara dunia akademis dan industri (link and match) seperti ini sangat krusial agar kurikulum pendidikan tetap selaras dengan dinamika industri yang bergerak sangat cepat.</p>
<p>Aksi &#8220;Srikandi PLN Goes To Campus&#8221; ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen PLN tidak terbatas pada pembangunan infrastruktur kelistrikan fisik semata, melainkan juga investasi pada kapasitas manusia (human capital). Melalui keterlibatan aktif Srikandi PLN—wadah pemberdayaan perempuan di internal PLN—perusahaan berkomitmen penuh mendukung pencapaian target Net Zero Emission dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk mengobarkan semangat inovasi di lingkungan perguruan tinggi.()</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34867/persiapkan-generasi-muda-menghadapi-era-baru-ketenagalistrikan-melalui-agenda-srikandi-pln-goes-to-campus/">Persiapkan Generasi Muda Menghadapi Era Baru Ketenagalistrikan. Melalui agenda &#8220;Srikandi PLN Goes To Campus&#8221; </a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34867/persiapkan-generasi-muda-menghadapi-era-baru-ketenagalistrikan-melalui-agenda-srikandi-pln-goes-to-campus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Peserta Hadiri Deklarasi Implementasi Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34801/ribuan-peserta-hadiri-deklarasi-implementasi-permen-esdm-nomor-14-tahun-2025/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34801/ribuan-peserta-hadiri-deklarasi-implementasi-permen-esdm-nomor-14-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 13:35:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Musi Banyuasin]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34801</guid>

					<description><![CDATA[<p>RelasiPublik.com. KELUANG, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34801/ribuan-peserta-hadiri-deklarasi-implementasi-permen-esdm-nomor-14-tahun-2025/">Ribuan Peserta Hadiri Deklarasi Implementasi Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RelasiPublik.com. KELUANG, —</strong> Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Apel Ikrar Bersama Implementasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 di Lapangan Mapolsek Keluang, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya penguatan tata kelola sumur minyak masyarakat secara legal, terstruktur, dan berkelanjutan.</p>
<p>Mengusung tema “Sinergi Menjaga Ketertiban dan Kepatuhan terhadap Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi”, apel dipimpin langsung Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Roni Santana Nugroho SIK SH MHum, Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin SE MM, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Penyelesaian Permasalahan Hukum Komjen Pol (Purn) Rudy Sufahriadi, Pengawas Internal SKK Migas Irjen Pol Ibnu Suhendra, Tenaga Ahli Komisi Pengawas SKK Migas Irjen Pol Dr Robet Kenedy, Direktur Hulu Kementerian ESDM Ariama Soemanto, Vice President Bidang Eksploitasi SKK Migas Bambang Prayoga, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumatera Selatan Dr H Apriyadi MSi, hingga unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Musi Banyuasin.</p>
<p>Turut hadir Dandim 0401/Muba Letkol Inf Dimas Kurniawan, Kapolres Muba AKBP Rurry Prastowo SH SIK MIK, Anggota DPRD Muba Andriyadi SIP MSi, Kasi Intel Kejari Muba Abdul Haris Agusto SH, Asisten I Setda Muba Ardiansyah SE MM PhD CMA, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto SSos M Si, Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri SH, jajaran kepala perangkat daerah Muba, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta unsur perusahaan dan personel TNI-Polri.</p>
<p>Dalam laporannya, Bupati Muba H M Toha Tohet SH menyampaikan bahwa implementasi Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 merupakan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola sumur minyak masyarakat sekaligus mendukung percepatan ketahanan energi nasional.</p>
<p>Menurut Toha, regulasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi, tetapi juga menekan dampak lingkungan, gangguan keamanan, serta persoalan sosial akibat aktivitas pengeboran ilegal.</p>
<p>“Melalui implementasi regulasi ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin ingin mewujudkan tata kelola sumur minyak masyarakat yang lebih profesional, legal, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat.</p>
<p>Selain itu, apel ikrar juga bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sumur minyak rakyat yang sesuai ketentuan hukum serta menekan aktivitas illegal drilling dan illegal refinery di wilayah Musi Banyuasin.</p>
<p>Toha menyebutkan, kegiatan itu diikuti sekitar 1.090 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, Forkopimda, aparat keamanan, organisasi masyarakat, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Pemkab Muba juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mempercepat implementasi regulasi tersebut, termasuk penguatan koordinasi lintas sektoral, penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi pengelolaan sumur minyak masyarakat yang ramah lingkungan.</p>
<p>Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan.</p>
<p>“Regulasi yang baik tidak akan berarti tanpa adanya komitmen dan kerja nyata di lapangan. Karena itu, ikrar bersama ini harus menjadi komitmen moral seluruh pihak,” kata Herman Deru.</p>
<p>Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil inventarisasi Kementerian ESDM Republik Indonesia pada 9 Oktober 2025, terdapat sebanyak 22.381 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin.</p>
<p>Sumur-sumur tersebut nantinya akan dikelola oleh tiga badan usaha yang ditunjuk gubernur atas usulan bupati, yakni PT Petro Muba sebanyak 14.381 sumur, Koperasi Rezeki Bersama Sejahtera 4.000 sumur, dan UMKM PT Keluang Berkah Energi sebanyak 4.000 sumur.</p>
<p>Herman Deru memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas inisiatif penyelenggaraan apel ikrar bersama tersebut. Menurut dia, langkah itu menjadi bukti keseriusan daerah dalam mendukung tata kelola energi yang bersih dan berintegritas.</p>
<p>Ia juga meminta seluruh pihak memperkuat pengawasan terhadap implementasi regulasi agar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.</p>
<p>“Koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen terkait harus semakin solid agar Sumatera Selatan dapat menjadi pionir pembangunan energi yang berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan ikrar bersama, peninjauan stan BUMD, koperasi dan UMKM pengelola sumur minyak masyarakat, pemberian bantuan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, serta pembagian sembako kepada masyarakat.</p>
<p>Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan langsung sumur minyak masyarakat di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang.()</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34801/ribuan-peserta-hadiri-deklarasi-implementasi-permen-esdm-nomor-14-tahun-2025/">Ribuan Peserta Hadiri Deklarasi Implementasi Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34801/ribuan-peserta-hadiri-deklarasi-implementasi-permen-esdm-nomor-14-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sandi Andika, Ketua PD IWO Muba Resmi Dilantik</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34649/sandi-andika-ketua-pd-iwo-muba-resmi-dilantik/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34649/sandi-andika-ketua-pd-iwo-muba-resmi-dilantik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 09:24:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Musi Banyuasin]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34649</guid>

					<description><![CDATA[<p>RelasiPublik.com. Muba_Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO)...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34649/sandi-andika-ketua-pd-iwo-muba-resmi-dilantik/">Sandi Andika, Ketua PD IWO Muba Resmi Dilantik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RelasiPublik.com. Muba_</strong>Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Musi Banyuasin resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Jumat (17/4/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelantikan ini merupakan bagian dari agenda pengukuhan kepengurusan IWO wilayah Sumatera Selatan dan pengurus daerah se-Sumatera Selatan periode 2025–2030, yang dihadiri oleh Bupati Musi Banyuasin, Forkopimda,Gubernur Sumsel yang di waki olah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan adalah Drs. H. Arinarsa JS, Bupati Murahtara yang di wakili olah Staf Ahlin Bubati Kemasyarakat dan SDM Al-Azhar., S. Kom., M.Si,serta insan pers dari berbagai wilayah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua PD IWO Musi Banyuasin, Sandi Andika, SH, menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya merupakan kepengurusan yang sah dan memiliki legitimasi organisasi yang jelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dengan telah dilantiknya kepengurusan ini, kami tegaskan bahwa PD IWO Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan saya adalah kepengurusan yang sah. Ini adalah amanah organisasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas,” tegas Sandi Andika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga soliditas dan tidak terpecah oleh kepentingan yang dapat merusak marwah organisasi. &#8220;Kami mengajak seluruh anggota untuk tetap solid, menjaga kekompakan, dan bersama-sama membesarkan IWO di Musi Banyuasin,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, H.M.Toha Tohet S.H dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan IWO wilayah Sumatera Selatan dan pengurus daerah se-Sumatera Selatan periode 2025–2030 dan berharap organisasi ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah.Kami menyambut baik kehadiran dan pelantikan PD IWO Musi Banyuasin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemerintah daerah membutuhkan peran media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. &#8220;Namun demikian, kami juga berharap IWO tetap menjaga independensi dan profesionalisme,” ujarnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga keseimbangan informasi serta mendukung pembangunan daerah secara konstruktif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di kesempatan yang sama, Ketua Umum IWO, H. Teuku Yudhistira Adi Nugraha M.I.KOM,menegaskan bahwa kepengurusan yang telah dilantik merupakan struktur resmi yang diakui oleh organisasi.Pelantikan ini adalah bentuk pengesahan resmi dari organisasi. &#8220;Kepengurusan PD IWO Musi Banyuasin yang dipimpin oleh Sandi Andika adalah sah dan berada dalam garis komando organisasi IWO,” tegas Yudhistira</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga nama baik organisasi dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.“Kami tidak ingin IWO disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami minta seluruh anggota untuk tetap patuh terhadap aturan organisasi dan menjaga profesionalitas,” lanjutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menutup pernyataannya, Sandi Andika S.H kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir adanya pihak yang mengatasnamakan IWO tanpa legitimasi.Kami tegaskan, tidak boleh ada pihak yang mengatasnamakan IWO tanpa dasar yang sah. Kami akan bersikap tegas demi menjaga nama baik organisasi,” pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan pelantikan ini, PD IWO Musi Banyuasin diharapkan mampu menjadi organisasi wartawan online yang profesional, solid, dan dipercaya masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.( )</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34649/sandi-andika-ketua-pd-iwo-muba-resmi-dilantik/">Sandi Andika, Ketua PD IWO Muba Resmi Dilantik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/kabupaten-musi-banyuasin/34649/sandi-andika-ketua-pd-iwo-muba-resmi-dilantik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Tol Paltung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Arus Mudik-Balik Nataru Hingga Lebaran 2027 Semakin Lancar</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34608/jalan-tol-paltung-ditargetkan-beroperasi-akhir-2026-arus-mudik-balik-nataru-hingga-lebaran-2027-semakin-lancar/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34608/jalan-tol-paltung-ditargetkan-beroperasi-akhir-2026-arus-mudik-balik-nataru-hingga-lebaran-2027-semakin-lancar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 04:50:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34608</guid>

					<description><![CDATA[<p>RelasiPublik.com. Palembang &#8211; PT Hutama Karya (Persero) terus...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34608/jalan-tol-paltung-ditargetkan-beroperasi-akhir-2026-arus-mudik-balik-nataru-hingga-lebaran-2027-semakin-lancar/">Jalan Tol Paltung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Arus Mudik-Balik Nataru Hingga Lebaran 2027 Semakin Lancar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RelasiPublik.com. Palembang</strong> &#8211; PT Hutama Karya (Persero) terus berkonsentrasi menuntaskan pembangunan Jalan Tol jalur Palembang &#8211; Betung (Paltung) yang kini sedang berprogress.</p>
<p>PR besar pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini dilakukan untuk mengejar target, proyek strategis nasional (PSN) ini bisa segera beroperasi jelang Nataru dan Lebaran Idul Fitri 2027, sehingga diharapkan mampu mengurai kemacetan dan mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada hari besar keagamaan tersebut.</p>
<p>Berdasarkan data, hingga Maret 2026, pembangunan jalan tol yang dilakukan Hutama Karya khususnya untuk jalur Palembang – Betung seksi 1-2, sudah mencapai progress 69,63 persen.</p>
<p>&#8220;Proyek ini kan terhenti pada tahun 2022. Sejak proyek B to B ini dipecah konsesinya dari BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) kepada BUJT PT Hutama Karya (HK) pada September 2024. Kemudian proyek ini dilanjutkan HK setelah berkontrak dengan Waskita Karya pada Oktober 2024. Dan kini dari panjang 54 kilometer untuk jalur Palembang &#8211; Betung, yang harus diselesaikan HK pembangunannya, secara keseluruhan progressnya jika dihitung secara gabungan dengan yang dikerjakan oleh WST, total progressnya sudah mencapai 91,21 persen,&#8221; ungkap Project Director Ruas Palembang – Betung Seksi 1-2 PT Hutama Karya, Fakhrudin kepada wartawan.</p>
<p>Sejak ditugaskan oleh pemerintah untuk melanjutkan pembangunan jalan tol Paltung, sejumlah strategi langsung dijalankan HK untuk menuntaskan tanggung jawab tersebut.</p>
<p>&#8220;Memang pertapakan jalan tol untuk jalur Paltung itu terbilang cukup sulit dan labil karena sebagian besar rawa atau lahan basah. Karena itu, diperlukan berbagai langkah agar konstruksinya kuat guna mengantisipasi jalan tol tidak gampang rusak. Total ada 5 spot yang menjadi fokus pembangunan jalan tol ini,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Dari kelima spot tersebut, lanjut Fakhrudin, ada 3 spot Lokasi rawa/lahan basah (Sta 41, Sta 46 dan Sta 48) yang menjadi fokus penyelesaian jalan tol Paltung seksi 1-2 dengan panjang pekerjaan sekitar 1,2 kilometer dan sangat membutuhkan pekerjaan extra.</p>
<p>&#8220;3 spot tersebut kini fokus ditangani HK. Setelah dilakukan kajian dan analisis lokasi tol tersebut dibangun di atas rawa berair yang cukup dalam, diantara spot itu kami akhirnya memutuskan untuk melakukan vacuum preloading atau metode perbaikan tanah dasar untuk mengatasi tanah lunak agar tidak terjadi penurunan (settlement) pada jalan tol,&#8221; urai Fakhrudin.</p>
<p>Proses vacuum preloading dengan menggunakan sejumlah mesin itu khusus dilakukan di Sta 46-47 sepanjang 600 meter dan Sta 48-49 dengan panjang 650 meter.</p>
<p>&#8220;Sedangkan spot ketiga di Sta 41-42 sepanjang lebih kurang 200 meter, pekerjaannya melanjutkan sisa (cost to complete) pengaspalan dan penyesuaian alinyemen dari BUJT WST yang merupakan sambungan dari Palembang (Kramasan) menuju Betung,&#8221; sebutnya</p>
<p>Untuk pekerjaan Sta 41-42 ini, kata Fakhrudin, pelaksanaan pekerjaannya akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Sedangkan untuk keseluruhan Ruas Palembang &#8211; Betung Seksi 1-2 termasuk Jembatan Sungai Musi V akan dituntaskan sampai Triwulan ke-4 tahun 2026.</p>
<p>Sementara itu Arief Yeri selaku Kepala Regional Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) PT Hutama Karya juga menyampaikan, pada saat hari raya Idul Fitri 2026 lalu, untuk mendukung SKB 3 Menteri dan sebagai wujud sinergitas dengan Polri dalam mengurai kemacetan selama arus mudik dan balik, jalan tol Paltung seksi 1-2 ini turut difungsionalkan secara gratis pada 13 hingga 29 Maret 2026.</p>
<p>&#8220;Pengaruhnya cukup besar. Volume kendaraan yang melintas di jalan nasional bisa terurai hingga ribuan kendaraan dan para pemudik juga lebih hemat waktu untuk menuju ke kampung halamannya, misalnya dengan tujuan Jambi yang mampu menghemat sampai 3 jam dari waktu tempuh. Apalagi yang fungsional terdiri dari 2 seksi, seksi 1 (Kramasan &#8211; Musi Landas) dan seksi 2 (Musi Landas &#8211; Pangkalan Balai),&#8221; ujarnya.<br />
Di samping itu, Hutama Karya juga berharap dalam waktu dekat pembebasan lahan di exit tol Simpang Sebidang Pangkalan Balai bisa segera dituntaskan oleh Kementerian PU sehingga pekerjaan jalan keluar tol menuju jalan nasional, bisa secepatnya terlaksana.</p>
<p>&#8220;Saat ini memang belum bisa dikerjakan karena terhambat lahan yang belum dibebaskan. Kalau untuk Sta 96-97 yang terhubung menuju Betung juga baru bebas dan pekerjaan pileslab baru dilakukan sekarang (on progress) karena lahannya baru bebas bulan Desember,&#8221; kata Fakhrudin seraya membeberkan bahwa pekerjaannya baru meliputi penimbunan, rigid dan pemancangan pileslab.</p>
<p>*Jalan Tol BUJT PT HK Terintegrasi Dengan BUJT PT WST*</p>
<p>Sebagai informasi, proyek infrastruktur jalan tol Paltung seksi 1-2 yang kini dikerjakan pembangunannya oleh BUJT PT Hutama Karya memang terintegrasi dengan proyek jalan tol Kayu Agung &#8211; Palembang yang dimiliki oleh BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol.</p>
<p>Untuk memperlancar jalan tol di kawasan Kayu Agung &#8211; Palembang yang sempat terganggu akibat rusaknya jalur di sejumlah titik, saat ini pihak WST terpantau tengah melakukan sejumlah pembenahan diantaranya melakukan SFO atau Scrapping (pengerukan aspal lama), Filling (pengisian aspal baru) dan Overlay atau pelapisan ulang aspal yang selama ini menuai sorotan pengguna jalan tol.()</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34608/jalan-tol-paltung-ditargetkan-beroperasi-akhir-2026-arus-mudik-balik-nataru-hingga-lebaran-2027-semakin-lancar/">Jalan Tol Paltung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Arus Mudik-Balik Nataru Hingga Lebaran 2027 Semakin Lancar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34608/jalan-tol-paltung-ditargetkan-beroperasi-akhir-2026-arus-mudik-balik-nataru-hingga-lebaran-2027-semakin-lancar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Dukung Permen ESDM 14, Pengurus IWO Muba Meminta APH Usut Tuntas Dugaan Ilegal Drilling di Desa Keban I Diduga milik Kadus V Desa keban</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34398/tidak-dukung-permen-esdm-14-pengurus-iwo-muba-meminta-aph-usut-tuntas-dugaan-ilegal-drilling-di-desa-keban-i-diduga-milik-kadus-v-desa-keban/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34398/tidak-dukung-permen-esdm-14-pengurus-iwo-muba-meminta-aph-usut-tuntas-dugaan-ilegal-drilling-di-desa-keban-i-diduga-milik-kadus-v-desa-keban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 03:54:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34398</guid>

					<description><![CDATA[<p>RelasiPublik.com. Musi Banyuasin – Ketua Pengurus Daerah Ikatan...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34398/tidak-dukung-permen-esdm-14-pengurus-iwo-muba-meminta-aph-usut-tuntas-dugaan-ilegal-drilling-di-desa-keban-i-diduga-milik-kadus-v-desa-keban/">Tidak Dukung Permen ESDM 14, Pengurus IWO Muba Meminta APH Usut Tuntas Dugaan Ilegal Drilling di Desa Keban I Diduga milik Kadus V Desa keban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RelasiPublik.com. Musi Banyuasin –</strong> Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sandi Andika, S.H, menegaskan sikap tidak mendukung penerapan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2020 tentang tata kelola sumur minyak masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, regulasi tersebut dinilai belum efektif di lapangan dan justru diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk membuka sumur minyak baru tanpa prosedur yang jelas.<br />
Jika merunut pada permen ESDM 14 tahun 2025 sudah terang benderang dinyatakan tidak boleh ada pembukaan sumur baru.</p>
<p>Sandi menyebutkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, Kepala Dusun 5 di Desa Keban I diduga membuka sumur minyak baru. Bahkan, aktivitas angkutan minyak mentah disebut-sebut mencapai sekitar 30 mobil yang hilir mudik setiap harinya.<br />
“Kami mendapat laporan adanya pembukaan sumur baru oleh oknum Kepala Dusun 5 di Desa Keban I. Aktivitasnya cukup masif, dengan dugaan sekitar 30 mobil pengangkut minyak keluar masuk lokasi setiap hari,” tegasnya.</p>
<p>Desa Keban I yang berada di Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, selama ini memang dikenal sebagai salah satu titik rawan aktivitas ilegal drilling. Praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan serta risiko kebakaran dan ledakan.</p>
<p>Ketua PD IWO Muba secara tegas meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan melakukan penindakan terhadap pelaku ilegal drilling di wilayah tersebut.<br />
“Kami mendesak APH agar segera menangkap dan memproses hukum pelaku ilegal drilling di Desa Keban I. Jika benar ada keterlibatan oknum perangkat desa, maka harus ditindak tegas tanpa tebang pilih,” ujar Sandi.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini dan siap melaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum jika tidak ada tindakan konkrit.</p>
<p>“Ini sudah menjadi perhatian serius. Jangan sampai aturan disalahgunakan untuk melegitimasi praktik ilegal. Hukum harus ditegakkan demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.( Rilis)</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34398/tidak-dukung-permen-esdm-14-pengurus-iwo-muba-meminta-aph-usut-tuntas-dugaan-ilegal-drilling-di-desa-keban-i-diduga-milik-kadus-v-desa-keban/">Tidak Dukung Permen ESDM 14, Pengurus IWO Muba Meminta APH Usut Tuntas Dugaan Ilegal Drilling di Desa Keban I Diduga milik Kadus V Desa keban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34398/tidak-dukung-permen-esdm-14-pengurus-iwo-muba-meminta-aph-usut-tuntas-dugaan-ilegal-drilling-di-desa-keban-i-diduga-milik-kadus-v-desa-keban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Itu Tidak Benar Terkait Berita di Salah Satu Media Online</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34392/itu-tidak-benar-terkait-berita-di-salah-satu-media-online/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34392/itu-tidak-benar-terkait-berita-di-salah-satu-media-online/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 09:25:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Palembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34392</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sumsel.RelasiPublik.com,- Terkait berita tentang Pungli Penulisan Ijazah Tahun...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34392/itu-tidak-benar-terkait-berita-di-salah-satu-media-online/">Itu Tidak Benar Terkait Berita di Salah Satu Media Online</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumsel.RelasiPublik.com</strong>,- Terkait berita tentang Pungli Penulisan Ijazah Tahun 2024 di SMAN 15 Palembang. Yang beredar di berita dan menjadi sorotan publik.</p>
<p>Kepala sekolah SMA 15, EN mengatakan &#8221; berita itu sudah lama tetapi tidak tahu kenapa berita itu muncul kembali,&#8221; saat awak media menanyakan terkait berita tersebut</p>
<p>EN menuturkan, Karena berita itu sudah kami klarifikasi du salah satu media yang membuat berita tersebut.</p>
<p>&#8221; Jadi kami hanya meminta kepada yang membuat berita tersebut untuk tidak menyebarkan kembali berita yang sudah lama dan sudah di klarifikasi. Dan semua narasi yang di beritakan di salah satu media online itu tidaklah bener,&#8221; Pungkasnya.( Tim)</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34392/itu-tidak-benar-terkait-berita-di-salah-satu-media-online/">Itu Tidak Benar Terkait Berita di Salah Satu Media Online</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34392/itu-tidak-benar-terkait-berita-di-salah-satu-media-online/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Portal Persepsi di Lereng Wonosobo: Mengurai &#8220;Lampor&#8221; dengan Nalar Fisika</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34385/portal-persepsi-di-lereng-wonosobo-mengurai-lampor-dengan-nalar-fisika/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34385/portal-persepsi-di-lereng-wonosobo-mengurai-lampor-dengan-nalar-fisika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 05:51:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34385</guid>

					<description><![CDATA[<p>RelasiPublik.com.- Oleh: Ki Edi Susilo Penikmat Kopi Hitam...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34385/portal-persepsi-di-lereng-wonosobo-mengurai-lampor-dengan-nalar-fisika/">Portal Persepsi di Lereng Wonosobo: Mengurai &#8220;Lampor&#8221; dengan Nalar Fisika</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RelasiPublik.com.- </strong>Oleh: Ki Edi Susilo<br />
Penikmat Kopi Hitam dengan Sedikit Gula.</p>
<p>​Dunia maya kita kembali riuh oleh sebuah fragmen kejadian yang seolah-olah dicabut langsung dari lembaran novel realisme magis. Seorang pemuda asal Purbalingga ditemukan linglung di sebuah lereng sunyi di Wonosobo. Ia mengaku hanya keluar sebentar mencari takjil, lalu dalam satu kedipan mata—tanpa sempat menghabiskan satu batang sigaret—sepeda motornya sudah teronggok di rimbun belukar yang tak punya akses jalan setapak pun. Masyarakat segera berbisik dengan nada getir yang akrab di telinga kita: &#8220;Ini ulah Lampor.&#8221;</p>
<p>​Sebagai penikmat kopi yang gemar mengaduk logika di balik kepulan asap, saya melihat ada yang lebih memikat dari sekadar mitos pasukan gaib pembawa keranda terbang. Di balik tabir mistis yang menyelimuti perbatasan Purbalingga-Wonosobo itu, tersimpan fenomena sains yang sangat presisi, menyangkut pertemuan antara geofisika bumi dan sirkuit saraf manusia yang rapuh. Mari kita urai benang kusut ini dengan kepala dingin.</p>
<p>​Teka-Teki Ruang dan Waktu</p>
<p>​Secara teoritis, jika kita membedah &#8220;perpindahan sekejap&#8221; dalam khazanah fisika, kita akan bertemu dengan konsep Einstein-Rosen Bridge atau yang populer disebut lubang cacing (wormhole). Bayangkan realitas kita adalah selembar kain sutra yang luas. Purbalingga dan Wonosobo adalah dua titik di ujung yang berbeda. Dalam kondisi normal, seorang pengendara harus menempuh jarak sekitar 50 kilometer di atas aspal yang berliku dan menanjak, memakan waktu setidaknya satu hingga dua jam.</p>
<p>​Namun, fisika kuantum memberikan celah spekulatif: ruang-waktu bisa melengkung. Jika &#8220;kain&#8221; realitas itu terlipat oleh sebuah anomali energi yang masif, kedua titik yang berjauhan tersebut bisa saling bersentuhan. Secara matematis, portal ini hanya bisa eksis jika ada energi negatif atau materi eksotis yang menopangnya agar tidak runtuh seketika.</p>
<p>Pertanyaannya, mungkinkah alam liar di lereng Sindoro-Sumbing menyimpan cadangan energi sebesar itu? Hingga saat ini, sains belum menemukan bukti empiris portal fisik di daratan bumi, namun sains menemukan portal lain: &#8220;portal&#8221; di dalam kepala kita.</p>
<p>​Anomali Magnetik: Sang Penyesat Navigasi Otak</p>
<p>​Wonosobo dan wilayah pegunungan tengah Jawa adalah laboratorium geologi yang maha aktif. Berdasarkan data pemetaan geofisika, wilayah ini memiliki variasi anomali magnetik yang sangat ekstrem, berkisar antara -1614 nT hingga hampir 2000 nT. Hal ini disebabkan oleh tumpukan batuan vulkanik purba dan jejaring sesar (patahan) bawah tanah yang kaya akan mineral feromagnetik. Inilah &#8220;tersangka&#8221; ilmiah yang paling masuk akal bagi nalar kita.</p>
<p>​Manusia, tanpa disadari, memiliki kemampuan magnetoreception—semacam kompas alami yang dipandu oleh kristal magnetite mikroskopis di dalam jaringan saraf. Ketika seseorang yang sedang dalam kondisi lelah fisik, perut kosong (khas suasana menjelang buka puasa), dan pikiran yang melamun melewati zona dengan fluktuasi magnetik tinggi, terjadilah apa yang disebut Temporal Lobe Stimulation.</p>
<p>​Sirkuit di lobus temporal otak, yang bertanggung jawab atas kesadaran ruang dan waktu, &#8220;tergelitik&#8221; oleh medan magnet luar. Penelitian Dr. Michael Persinger menunjukkan bahwa stimulasi pada area ini dapat memicu disorientasi hebat. Seseorang tetap bergerak, namun kesadarannya sedang dalam mode absence. Inilah &#8220;Portal Persepsi&#8221;—sebuah kondisi di mana waktu terasa mampat, dan jarak puluhan kilometer lenyap dari rekaman memori.</p>
<p>​Misteri Motor di Dalam Belukar</p>
<p>​Lalu, bagaimana menjelaskan motor yang menerabas belukar rapat tanpa ada lecet berarti dan tanpa jejak masuk? Ini adalah bagian yang paling sering dipoles dengan bumbu mistis. Namun, mari kita lihat dari sudut pandang bio-mekanik.</p>
<p>​Dalam kondisi trance atau highway hypnosis, otak seseorang beralih ke mode &#8220;autopilot&#8221; yang sangat murni. Kesadaran logis—yang biasanya dipenuhi rasa takut akan jatuh atau keraguan—sedang mati suri. Namun, kemampuan motorik dan refleks justru bekerja dengan presisi tinggi. Pengendara tersebut mungkin memacu motornya dengan kecepatan konstan yang stabil, membelah semak dengan sudut yang tepat, mirip seorang pembalap off-road yang sedang dalam kondisi fokus puncak.</p>
<p>​Vegetasi hutan tropis kita memiliki sifat elastisitas yang unik. Saat motor melintas, semak dan ranting hijau akan tertekuk ke bawah. Begitu kendaraan lewat, mereka akan kembali tegak ke posisi semula, seolah-olah menutupi jalur yang baru saja dilewati. Ketika sang pemuda akhirnya &#8220;terbangun&#8221; dari kondisi disosiatifnya di tengah kegelapan lereng, ia mendapati dirinya dikepung belukar rapat tanpa celah. Memori terakhirnya adalah saat ia berada di jalanan Purbalingga mencari takjil. Celah ingatan selama dua jam perjalanan inilah yang menciptakan ilusi seolah ia baru saja melakukan lompatan teleportasi.</p>
<p>​Menjaga Nalar di Balik Kabut</p>
<p>​Kejadian viral di Wonosobo ini bukanlah sekadar cerita Lampor yang sedang berparade mencari mangsa. Ini adalah pengingat berharga bagi kita tentang betapa rapuhnya konstruksi realitas manusia saat bersinggungan dengan anomali alam dan batas ketahanan tubuh. Antara tarikan magnet bumi, kelelahan saraf, dan topografi pegunungan yang eksotis, realitas bisa terasa sangat bengkok dan menakutkan.</p>
<p>​Kejadian ini hendaknya menjadi catatan ilmiah penting bagi masyarakat. Mitos seringkali adalah cara nenek moyang kita menjelaskan fenomena alam yang saat itu belum memiliki terminologi sainsnya. &#8220;Lampor&#8221; mungkin adalah personifikasi dari bahaya disorientasi di waktu-waktu transisi seperti Maghrib, di mana cahaya memudar dan kelelahan memuncak.</p>
<p>​Maka, bagi para penikmat jalanan, jika di tengah perjalanan Anda mulai merasa aspal tiba-tiba tampak terlalu halus seperti sutra, atau jika waktu terasa berhenti berdetak dan suasana menjadi sunyi secara tidak wajar, segeralah menepi. Matikan mesin, basuh muka dengan air dingin, atau barangkali, sesaplah kopi hitam dengan sedikit gula untuk menyentak kembali sirkuit kesadaran Anda ke bumi manusia.</p>
<p>​Sebab, portal yang paling nyata dan paling berbahaya bukanlah lubang hitam di angkasa luar, melainkan celah kecil di dalam persepsi kita sendiri yang terbuka saat nalar sedang tertidur.()</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34385/portal-persepsi-di-lereng-wonosobo-mengurai-lampor-dengan-nalar-fisika/">Portal Persepsi di Lereng Wonosobo: Mengurai &#8220;Lampor&#8221; dengan Nalar Fisika</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34385/portal-persepsi-di-lereng-wonosobo-mengurai-lampor-dengan-nalar-fisika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wahida Baharudin Upa: Negara Wajib Melindungi Petani bukan Melakukan Kriminalisasi</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34332/wahida-baharudin-upa-negara-wajib-melindungi-petani-bukan-melakukan-kriminalisasi/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34332/wahida-baharudin-upa-negara-wajib-melindungi-petani-bukan-melakukan-kriminalisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 11:35:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Palembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34332</guid>

					<description><![CDATA[<p>RelasiPublik.com.- Jakarta (16/02/26) Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA)...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34332/wahida-baharudin-upa-negara-wajib-melindungi-petani-bukan-melakukan-kriminalisasi/">Wahida Baharudin Upa: Negara Wajib Melindungi Petani bukan Melakukan Kriminalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RelasiPublik.com.-</strong> Jakarta (16/02/26) Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) mengecam keras tindakan kriminalisasi terhadap petani Desa Sungai Raya, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, yang saat ini tengah berkonflik dengan PT Sinar Belilas Perkasa terkait penguasaan lahan.</p>
<p>Ketua Umum KNARA, Wahida Baharuddin Upa, menegaskan bahwa pemanggilan petani oleh kepolisian atas dugaan penggelapan dan pemalsuan surat merupakan bentuk keliru dalam menangani konflik agraria. Menurutnya, konflik ini seharusnya diselesaikan terlebih dahulu melalui uji legalitas Hak Guna Usaha (HGU), bukan dengan pendekatan pidana.</p>
<p>“Seharusnya yang dilakukan pertama kali adalah menguji legalitas HGU tersebut. Apakah benar HGU itu tidak tumpang tindih dengan lahan milik masyarakat. Kalau ini konflik agraria, maka unsur pidana seharusnya dikesampingkan terlebih dahulu,” tegas Wahida.</p>
<p>KNARA menjelaskan bahwa lahan yang saat ini diklaim oleh PT Sinar Belilas Perkasa sebelumnya merupakan wilayah kelola masyarakat yang telah ditempati secara turun-temurun, jauh sebelum keberadaan perusahaan. Dalam proses penerbitan HGU, lahan tersebut berasal dari pelepasan kawasan hutan yang seharusnya mengecualikan permukiman dan lahan pertanian rakyat, sebagaimana tertuang dalam hasil pemeriksaan fisik Badan Pertanahan Nasional pada saat itu.</p>
<p>Namun dalam praktiknya, seluruh wilayah tetap dimasukkan ke dalam areal HGU perusahaan, termasuk lahan dan permukiman petani. Bahkan, dalam dokumen Surat HGU No.1 Tahun 2007 Desa Sungai Raya dan Kelurahan Sekip Hilir tidak masuk dalam areal HGU PT.SBP. Hal inilah yang kemudian memicu konflik berkepanjangan hingga berujung kriminalisasi.</p>
<p>KNARA menilai tindakan kepolisian yang langsung menindaklanjuti laporan perusahaan tanpa menyelesaikan konflik agraria terlebih dahulu merupakan bentuk kegagalan negara dalam menjamin keadilan bagi rakyat.</p>
<p>“Pola ini bukan hanya terjadi di Riau, tapi juga di Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Jambi, hingga kawasan Taman Nasional. Negara lambat merespons laporan petani, tetapi sangat cepat merespons laporan perusahaan,” tambah Wahida.</p>
<p>KNARA juga menyebut bahwa kasus ini telah dilaporkan ke Komnas HAM, Kementerian terkait, hingga Mabes Polri. Namun, minimnya respons negara justru memperkuat praktik kriminalisasi terhadap petani.</p>
<p>Sebagai langkah lanjutan, KNARA menyatakan akan memberikan pendampingan hukum penuh kepada para petani dan membuka kemungkinan melakukan aksi nasional sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik kriminalisasi dan perampasan tanah rakyat.</p>
<p>“Jika konflik agraria terus diselesaikan dengan cara represif, maka yang sesungguhnya sedang terjadi adalah perampasan tanah rakyat yang dilegalkan oleh hukum,” tutup Wahida. (Rilis)</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34332/wahida-baharudin-upa-negara-wajib-melindungi-petani-bukan-melakukan-kriminalisasi/">Wahida Baharudin Upa: Negara Wajib Melindungi Petani bukan Melakukan Kriminalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/kota-palembang/34332/wahida-baharudin-upa-negara-wajib-melindungi-petani-bukan-melakukan-kriminalisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Pemuda Wija To Luwu geruduk Kementrian Dalam Negri&#8221;</title>
		<link>https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34253/pemuda-wija-to-luwu-geruduk-kementrian-dalam-negri/</link>
					<comments>https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34253/pemuda-wija-to-luwu-geruduk-kementrian-dalam-negri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Sumsel]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 06:11:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sumsel.relasipublik.com/?p=34253</guid>

					<description><![CDATA[<p>RelasiPublik.com,- Alianisi pemuda Wija To Luwu melakukan aksi...</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34253/pemuda-wija-to-luwu-geruduk-kementrian-dalam-negri/">&#8220;Pemuda Wija To Luwu geruduk Kementrian Dalam Negri&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RelasiPublik.com,-</strong> Alianisi pemuda Wija To Luwu melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kemendagri, mendesak percepatan Daerah Otonomi Baru, pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.</p>
<p>Puluhan massa aksi yang tergabung dalam gerakan pemuda Wija To Luwu yang berada di Jakarta menyatakan sikap politik dengan tegas, akan terus mengawal pemekaran Daerah Otonomi Baru dan Provinsi Luwu Raya.</p>
<p>Menurut Jenlap, Aksi Demontrasi hari ini bukan akhir perjuangan, tapi awal untuk melakukan aksi-aksi berikutnya, dan kami tetap komitmen untuk mengawal proses percepatan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya demi terwujudnya cita-cita kolektif Masyarakat Tana Luwu.</p>
<p>Perjuangan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya, bukan sebatas menagih janji historis tapi ini soal &#8220;Siri dan Harga Diri Masyarakat Tana Luwu<br />
Ir. Soekarno berjanji Prabowo Subianto menunaikan. Negara harus bertanggung jawab atas janji sejarah</p>
<p>Artikel <a href="https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34253/pemuda-wija-to-luwu-geruduk-kementrian-dalam-negri/">&#8220;Pemuda Wija To Luwu geruduk Kementrian Dalam Negri&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sumsel.relasipublik.com">Relasi Publik Sumsel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sumsel.relasipublik.com/nasional/34253/pemuda-wija-to-luwu-geruduk-kementrian-dalam-negri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
