Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Lahat

Kopi PASLA Lapas Lahat Kembangkan Potensi, Warga Binaan Asah Keterampilan Produksi

20
×

Kopi PASLA Lapas Lahat Kembangkan Potensi, Warga Binaan Asah Keterampilan Produksi

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | Lahat,— Produk kopi hasil pembinaan kemandirian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat, Kopi PASLA, kembali menunjukkan perkembangan positif. Kali ini, Kopi PASLA mendapatkan kepercayaan pasar melalui pesanan produksi kopi dari Kopi Lahat. Kepercayaan tersebut menjadi langkah positif dalam pengembangan usaha produktif sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk hasil pembinaan Warga Binaan.

Pesanan ini menjadi bentuk kepercayaan terhadap potensi dan kualitas Kopi PASLA yang dikembangkan melalui program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Lahat. Tidak hanya berorientasi pada produksi, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk terlibat dalam proses kerja yang produktif serta mempelajari keterampilan di bidang pengolahan kopi.

Dalam pelaksanaannya, proses produksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari persiapan bahan baku, pengolahan, hingga pengemasan sesuai kebutuhan pesanan. Setiap tahapan menjadi bagian dari pembelajaran untuk membangun pemahaman mengenai proses produksi, pentingnya menjaga kualitas, serta tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Royhan Al Faisal, memandang perkembangan ini sebagai dorongan positif bagi keberlanjutan program pembinaan kemandirian. Kepercayaan dari pihak eksternal menjadi motivasi untuk terus mengembangkan keterampilan Warga Binaan agar memiliki kemampuan yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Jumat (16/10/2026)

“Kepercayaan yang diberikan kepada Kopi PASLA menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian. Kami ingin Warga Binaan tidak hanya mengikuti kegiatan produksi, tetapi juga memperoleh keterampilan, pengalaman, dan kebiasaan kerja yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Harapannya, produk hasil pembinaan ini dapat terus berkembang dan memiliki peluang pasar yang semakin luas,” ujar Royhan.

Melalui keterlibatan dalam produksi Kopi PASLA, Warga Binaan memperoleh kesempatan untuk belajar mengenai proses pengolahan kopi sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, dan semangat produktivitas. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Ke depan, Lapas Kelas IIA Lahat akan terus mendorong peningkatan kualitas produk, pengelolaan produksi, dan pengembangan jaringan pemasaran Kopi PASLA. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan pasar sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak dalam pengembangan produk hasil pembinaan.

Kepercayaan pasar terhadap Kopi PASLA menjadi bukti adanya peluang bagi produk hasil pembinaan untuk berkembang melalui proses produksi yang terarah dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Dari setiap proses pengolahan kopi, tumbuh keterampilan dan harapan baru bagi Warga Binaan untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih produktif, mandiri, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (EY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *