Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Lahat

BPJS Ketenagakerjaan Lahat, Perkuat Sinergi Bersama Perisai FSB Nikeuba Melalui Engagement Program

18
×

BPJS Ketenagakerjaan Lahat, Perkuat Sinergi Bersama Perisai FSB Nikeuba Melalui Engagement Program

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | Lahat, — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Lahat menggelar “Engagement Program” bersama Agen PERISAI dari Federasi Serikat Buruh (FSB) NIKEUBA Kabupaten Lahat pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Adjuma Coffee, Kabupaten Lahat ini menjadi forum strategis untuk mempererat kolaborasi, mengevaluasi kinerja pencapaian kepesertaan, serta menghimpun masukan langsung dari para Agen PERISAI demi mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja aktif di segmen Bukan Penerima Upah (BPU) sepanjang tahun 2026.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lahat, M. Irwan Naser Nawawi, beserta Ketua Wadah PERISAI FSB NIKEUBA Kabupaten Lahat, Irhamsyah, bersama seluruh jajaran agen PERISAI yang bertugas di wilayah Kabupaten Lahat.

Rangkaian acara dibuka dengan sesi sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi segmen BPU, mencakup pemaparan tiga program yang menjadi hak peserta BPU, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT). Para agen dibekali pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai manfaat ketiga program tersebut agar dapat dikomunikasikan secara efektif kepada calon peserta, khususnya pekerja mandiri dan pekerja informal di wilayah Kabupaten Lahat.

Sesi berikutnya diisi dengan evaluasi pencapaian, di mana tim BPJS Ketenagakerjaan KC Lahat memaparkan data capaian kepesertaan aktif BPU pada periode berjalan. Dari hasil tinjauan tersebut, teridentifikasi sejumlah kesenjangan antara realisasi dan target yang perlu segera ditindaklanjuti secara terstruktur sebagai bahan perbaikan ke depan.

Forum kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif dan terbuka. Para agen PERISAI diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengajukan pertanyaan seputar prosedur teknis, kendala operasional di lapangan, serta mekanisme dukungan yang dapat diakses dari pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, sesi penyampaian masukan dari PERISAI menjadi ruang yang produktif dan konstruktif. Ketua Wadah Irhamsyah mendorong seluruh agen untuk menyampaikan hambatan dan rekomendasi secara jujur.

Sejumlah poin penting yang mengemuka antara lain penguatan materi edukasi mengenai manfaat JKK, JKM, dan JHT agar lebih mudah dipahami oleh segmen pekerja informal, serta pentingnya pelayanan yang optimal kepada peserta yang mengajukan klaim.

Puncak dari rangkaian kegiatan adalah momen pemberian penghargaan kepada agen PERISAI berprestasi atas capaian akuisisi peserta BPU terbanyak selama periode Januari hingga Mei 2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Cabang M. Irwan Naser Nawawi kepada dua agen terbaik, yakni Jonior Armi dan Seni Karlina, sebagai bentuk apresiasi nyata atas dedikasi dan kerja keras keduanya dalam memperluas kepesertaan BPU di Kabupaten Lahat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh agen PERISAI untuk terus meningkatkan kinerja pada periode berikutnya.

Kepala Kantor Cabang M. Irwan Naser Nawawi menyampaikan apresiasinya atas antusiasme dan keterbukaan seluruh agen PERISAI selama kegiatan berlangsung. “Agen PERISAI adalah ujung tombak kami di lapangan. Forum ini bukan sekadar evaluasi angka, melainkan momentum untuk mendengar langsung tantangan yang dihadapi para agen agar kami dapat hadir dengan solusi yang tepat sasaran,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Wadah PERISAI Irhamsyah menegaskan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan. “Kami siap bersinergi penuh. Yang kami butuhkan adalah dukungan sistem yang lebih mudah diakses dan komunikasi yang terus terjaga, sehingga agen di lapangan tidak merasa berjalan sendiri,” kata Irhamsyah.

Menutup kegiatan, M. Irwan Naser Nawawi menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan akan dikaji dan dijadikan bahan perbaikan nyata dalam strategi perluasan kepesertaan BPU di Kabupaten Lahat. *Engagement program* ini diharapkan menjadi model forum kolaborasi yang akan terus diintensifkan, sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh pekerja informal dan mandiri di Kabupaten Lahat dapat terlindungi melalui program JKK, JKM, dan JHT secara menyeluruh. (EY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *